Lebih Dekat Dengan Pengertian Inflasi dan Deflasi

Inflasi dan deflasi adalah umum di semua negara yang mempengaruhi sistem keuangan secara keseluruhan. Jika Anda seorang wirausaha, kedua hal ini juga terkait dengan standar kebijakan untuk penetapan harga produk bagi perusahaan Anda. Dengan wawasan ini Anda dapat menentukan jumlah produksi barang yang akan meningkat atau berkurang. Untuk alasan di atas, artikel berikut akan menjelaskan konsep inflasi dan deflasi secara umum dan menurut para ahli. Berikut penjelasannya yang kami kutip dari website https://pinterkelas.com/:

Wawasan inflasi secara umum

Secara umum, inflasi merupakan kenaikan harga barang yang terjadi terus menerus untuk waktu yang lama. Namun, peningkatan ini tidak hanya terjadi pada satu produk, tetapi pada semua produk. Ini didasarkan pada peningkatan rasio jumlah yang harus dibayar. Semakin besar uang yang terjadi pada saat itu, inflasi terjadi secara otomatis karena harga barang juga naik.

Wawasan inflasi menurut para ahli

Menurut Parkin dan Bade, inflasi adalah kasus peningkatan nominal uang yang dapat dibayar oleh publik untuk periode tertentu. Ini disebut hubungan antara uang dan barang. Sementara itu, menurut Nopirin, inflasi merupakan kenaikan harga barang untuk periode tertentu yang berlaku secara permanen. Suatu peristiwa yang muncul karena kemampuan keuangan orang untuk mendapatkan produk atau barang yang lebih kuat. Dari cerita di atas dapat disimpulkan bahwa persepsi inflasi merupakan kenaikan harga barang untuk periode tertentu, yang terus berlaku karena peningkatan rasio uang yang akan dibuat untuk membeli barang.

Memahami deflasi secara umum

Secara umum, definisi deflasi adalah penurunan harga barang yang terjadi selama periode tertentu dan yang berlaku untuk waktu yang lama. Dari sudut pandang ini, deflasi adalah kebalikan dari inflasi. Inflasi adalah kenaikan harga, sementara deflasi adalah penurunan harga. Jika deflasi terjadi, tidak hanya harga tetapi juga peristiwa terkait ekonomi lainnya akan turun. Seperti upah karyawan, biaya produksi dan daya beli masyarakat. Ketika deflasi terjadi, produsen dan konsumen merasa kesulitan untuk mendapat untung kecuali mereka harus menurunkan harga produk mereka. Karena walaupun harga barang murah, rasio keuangan publik juga rendah. Karenanya barang tersebut tidak dibeli.

Memahami deflasi menurut para ahli

Menurut Stacia E. H. Sitohang, deflasi adalah kebalikan dari inflasi, yang merupakan penurunan harga. Itulah mengapa deflasi disebut juga deflasi. Sementara itu, menurut Wikipedia, deflasi terjadi karena uang yang beredar di masyarakat cukup rendah. Karena itu perusahaan harus menurunkan harga produk agar sesuai dengan daya beli.

Oleh karena itu dapat disimpulkan dari analisis di atas bahwa deflasi adalah penurunan harga semua barang untuk periode tertentu dan berkelanjutan, karena rasio uang yang harus dibayar oleh publik sangat rendah. Jika peristiwa ini terjadi terus menerus, pembalikan ekonomi akan lambat. Karena produk dari banyak perusahaan ditarik dari pasar, bahkan banyak perusahaan yang bangkrut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *