BI Checking Bakal Dihapus Setelah 5 Tahun?

Sebelum membahas lebih jauh ada baiknya kita bahas dulu apa itu Ujian BI dan mengapa begitu penting dalam dunia pinjaman dan pinjaman dengan bank. BI Checking merupakan proses pengecekan data yang biasa dilakukan oleh bank pada saat calon nasabah mulai mengajukan pinjaman kepada bank. Bank biasanya melakukan pengecekan ini di Sistem Informasi Debitur (SID) Bank Indonesia, mengapa diperlukan proses pemeriksaan? Karena bank perlu mengetahui kelayakan Anda untuk mendapatkan pinjaman.

Dari proses verifikasi / verifikasi BI, bank dapat memperoleh hasil berupa UID historis. Pada lembar history ID, bank dapat melihat status pembayaran rutin yang dilakukan calon debitur dalam kurun waktu 24 bulan (2 tahun terakhir). Jika skor hasil negatif dan menunjukkan bahwa calon peminjam (nasabah) tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan pinjaman, bank akan mengecilkan hati dia.

Ketika pelanggan mulai mendaftar sebagai salah, biasanya inilah saat masalah muncul. Biasanya ketika situasi keuangan menjadi mendesak, jalan keluar yang paling umum adalah dengan meminjam uang dari bank. Namun, jika hal ini terjadi, jelas nasabah akan kesulitan mengajukan pinjaman lagi di kemudian hari. Ini karena berdasarkan hasil UID historis, pelanggan lambat melakukan pembayaran dan tidak bertanggung jawab atas pembayaran tersebut.

BI Checking bakal dihapus setelah 5 tahun?

Kapan waktu terbaik bagi nasabah untuk mengajukan kembali pinjaman? Saat itu namanya kembali bersih dari daftar hitam BI. Lantas apakah benar Pemeriksaan BI akan dibatalkan setelah 5 tahun? Tidak sama sekali, kecuali pelanggan yang bersangkutan melunasi utangnya. Lantas apakah benar Pemeriksaan BI akan dibatalkan setelah 5 tahun? Tidak sama sekali, kecuali pelanggan yang bersangkutan melunasi utangnya.

Pada dasarnya, meski sepuluh tahun kemudian bank tersebut baru melakukan pemeriksaan BI, namun jika nasabah yang bersangkutan pernah melakukan penangguhan pembayaran dengan cara mencicil, itu sebabnya tetap masuk dalam daftar hitam BI. Tidak ada standar yang ditetapkan untuk waktu yang diperlukan untuk blacklist BI, kecuali jika nasabah yang dituju telah benar-benar menyelesaikan semua tunggakan yang pernah mereka lakukan.

Oleh karena itu, satu-satunya cara untuk melakukannya adalah dengan melunasi semua tunggakan. Setelah nasabah melunasi tunggakannya, biasanya nasabah akan langsung mendapatkan bukti pembayaran dari bank berupa Surat Keterangan Setelmen (SKL) dari bank. Sertifikat pelepasan (SKL) ini akan menjadi bukti yang dapat digunakan, untuk membuktikan bahwa status tunggakan masa lalu telah sepenuhnya diselesaikan dan nama Anda kembali dihapus dari daftar hitam BI.

Biasanya hutang tersebut masih menunggak, bukan karena nasabah yang terkena tidak memiliki niat baik untuk melunasi utangnya, hanya ada beberapa alasan yang menghalangi seseorang untuk melunasinya. Beberapa kota, misalnya, dibiarkan dengan latar belakang keluarga dan kredit tidak tercakup oleh asuransi kredit, sehingga utang tersebut “diserahkan” kepada anggota keluarga lain yang terdaftar di kartu keluarga.

Alasan lain, misalnya, PHK mendadak (PHK). Masalah utang bisa mulai muncul karena sumber utama pendapatan tiba-tiba hilang. Selain itu, adanya bencana atau penyakit juga bisa menjadi penyebab utama. Dana yang bisa digunakan untuk pembayaran cicilan sebaiknya dialihkan untuk kebutuhan lain yang lebih mendesak. Ada banyak alasan lain yang dapat menyebabkan pembayaran angsuran jatuh tempo dan menyebabkan nama nasabah terdaftar dalam Daftar Hitam BI dan gagal dalam proses Pemeriksaan BI dari bank.

Berbeda dengan program ini, jenis program ini merupakan gabungan dari dua jenis program di atas yaitu nasabah mendapat potongan dan sisa pembayarannya bisa dicicil. Bank juga akan melihat ke depan dengan situasi yang dialami nasabah. Jika nasabah memiliki persyaratan dukungan yang mempersulit pembayaran utang, kemungkinan besar mereka akan mendapatkan program ini (asalkan bank memiliki program tersebut).

Untuk mendapatkan program keringanan di atas, Anda bisa meminta bantuan dari perusahaan penyedia jasa program pengelolaan utang. Perusahaan seperti ini biasanya memiliki tim profesional yang berpengalaman dalam membantu Anda menyusun strategi untuk melunasi utang. Belum lagi Anda memiliki banyak hutang di berbagai bank dalam waktu bersamaan, jelas perusahaan yang menyediakan program manajemen hutang dapat membantu Anda menyusun strategi dan memutuskan tunggakan seperti apa yang perlu diselesaikan terlebih dahulu berdasarkan situasi keuangan yang Anda miliki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *